Polda Sulut Periksa Dana Hibah Sinode GMIM, Parengkuan : Di Moment Pilkada, Ada Apa Ini?
Blitztimur.com – SULUT, Gonjang Ganjing Pemeriksaan terkait Bantuan Dana hibah dari pemerintah Propinsi Sulawesi Utara kepada Sinode GMIM Oleh Pihak Polda Sulut mendapat Perhatian Tokoh-Tokoh dan Warga GMIM saat ini.
Diketahui Pihak Polda Sulut Melakukan Pemeriksaan Bantuan Dana Hibah Sebesar 16 Miliar oleh Pemerintah Provinsi Sulut Melalui Gubernur Olly Dondokambey Kepada Pihak Sinode GMIM.
Kali ini Menurut Tokoh GMIM Bapak Janes Tampi Wenas Parengkuan, Sos yang juga pernah menjabat sebagai Bendahara Pemuda Manado Selatan 2 angkat bicara terkait isu pemeriksaan tersebut.
” Sebagai Warga GMIM tentu menyampaikan banya terima kasih kepada pemerintah dan gubernur olly dondokambey yang telah Memberi bantuan dana Hibah tersebut, “Ungkap Parengkuan yang pernah menjadi tim Primus GMIM utusan Wilayah ke Sinode
Menurut Mantan Penatua Pemuda GMIM Pineleng bahwa bantuan Dana Hibah sebesar 16 milyar tidak sebanding dengan kontribusi warga gmim yang populasinya 45% di sulut dan sejak indonesia merdeka sudah banya menghasilkan SDM yang mumpuni di semua aspek.
” GMIM sudah menghasilkan Tokoh-Tokoh bukan hanya di daerah tetapi Sampai tingkat Nasional, ” Ungkap Parengkuan.
” Selaku Warga GMIM Saya sangat Menyesal dan menyayangkan melihat Pemberitaan di media terkiat Pemeriksaan Dana hibah ke Sinode GMIM sekarang ini apalagi di moment pilkada yang tingal 1 bulan, “Ada apa ini?, Ungkap Mantan Penatua PKB Marantha Kuhun dan ketua PKB Wilayah Manado titiwungen.
Parengkuan juga menambahkan bahwa Ini Sangat di sayangkan dengan adanya isu pemeriksaan dana hibah ini pasti ada pro dan kontra dan ini akan mempengaruhi stabilitas keamanan di sulawei utara Jelang Pilkada Nanti dan sebaiknya dilaksanakan setelah selesai Pilkada jika harus diperiksa.
Sebagai Warga GMIM dan Juga Rakyat Indonesia Kita sangat mengapresiasi kepada pihak Polda Sulut dan mendukung upaya penegakkan hukum berkait dengan dana hibah pemerintah kepada GMIM, ” Ungkap Janes Parengkuan mantan Pimpinan dewan Provinsi 3 periode dan di minahasa.


